Logo

081246558552

  • Selamat Datang di Website Resmi Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli
Jumat Pon
Logo

I Wayan Suardi

Kepala Desa Buahan

"Om Swatiastu" Selamat Datang di Website Resmi Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli


Foto Galeri

Ritual Nyelung

LIHAT LAINNYA

Video Galeri

LIHAT LAINNYA

Jajak Pendapat

Bagaimana Pendapat Anda tentang Website Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli?

    Res : 14 Responden

Profil

Sejarah Desa Buahan



Sejarah Singkat Desa Buahan
Sejarah singkat Desa Buahan dapat dipetik dari prasasti buahan. Desa Buahan berdiri pada tahun 916 saka/994 masehi, atas titah Raja Sri Darmodayana dan Permaisuri Sri Gunapriya Dharmapatni. Nama Buahan juga diambil dari seorang patih besar Raja Bali Kuno jaman pemerintahan Shri Astasura Ratnabhumi Banten yang bernama Ki Buahan. 
 
Berdasarkan prasasti Bwahan A. 303 disebutkan bahwa Desa Buahan yang disebut Bwahan adalah sebuah desa kuno ditepi danau batur (Wingkang Ranu). Pada  prasasti tersebut diceritakan bahwa baginda raja permaisuri mengabulkan permohonan (Panambah Ikang Karaman) penduduk Desa Wingkang Ranu Bwahan, yang diwakili oleh Hulu Kayu (kepala kehutanan) yang bernama Blas dan Sadyanta, Juru Tulis bernama Rottanga, Rama Kabayan Dangaccarya dan Badra dinama. I Wingkang Ranu memohon agar dibuatkan prasasti oleh baginda raja yang sama dengan Karaman I Wingkang Ranu Kedisan, sehingga desanya berdiri sendiri menjadi Sutanra I Kawannya (otonomi). Desa Buahan berdiri tepatnya pada Wrespati Kliwon Wuku Merakih Paro Terang Sasih Kawulu hari kelima tahun saka 916 atau 994 masehi. Jadi pada saat itu sebenarnya nama Desa Buahan sudah ada sehingga sebelum 994 masehi di Buahan telah ada tatanan desa atau sutantra bersama Desa Kedisan.